ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Di 2018 Dan 2019 Tumbuh 5,Three Persen

August 16, 2018

Sasaran pertumbuhan diarahkan untuk mendorong pemerataan Indonesia, khususnya pada perbatasan, kawasan terluas dan daerah tertinggal. Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan, pertumbuhan ekonomi bisa dipacu lebih tinggi, bahkan bisa mencapai 6,5 persen jika pemerintah melakukan terobosan, yang disebutnya sebagai growth story”. Di negara-negara yang lebih miskin di Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia, pertumbuhan ekonomi diharapkan akan mencapai 5,four persen pada 2018, karena harga komoditi menguat, walau tidak sekuat proyeksi sebelumnya.
Hal itu karena pelaku usaha, khususnya untuk sektor besar masih harus menunggu kepastian dari siapa yang menjadi pemimpin baik di tingkat daerah atau pusat pada 2019. Fithra mengatakan, Indonesia bisa mendapatkan pertumbuhan ekonomi 5,7 hingga 5,eight persen namun dengan sejumlah syarat. Ketahanan Indonesia tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang stabil, defisit transaksi berjalan yang terjaga, cadangan devisa yang memadai, stabilitas sistem keuangan yang terjaga, serta pelaksanaan anggaran yang sehat.
Pada kuartal I 2018, pendorong utama pertumbuhan ekonomi yakni konsumsi rumah tangga tumbuh 4,95%, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. INILAHCOM, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,3 persen. Existing kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini, sejak tahun 2015, 2016 hingga 2017, stagnan di angka 5 persen, alias tidak bergerak sama sekali,” kata Syafril.
Kehadiran perbankan akan menjadi katalisator bagi akses pembiayaan, sehingga akan mempercepat pertumbuhan dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Bahkan, Sri Mulyani menyebut, Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia, dalam tujuh tahun terakhir, dengan rata-rata tumbuh 5,5 persen. Sebelumnya sebagaimana sudah dirilis BPS angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 hanya sebesar 5,01 persen.
Bagi Heri, proposal pertumbuhan ekonomi yang diajukan pemerintah itu sangat ambisius. Perkiraan tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi world yang masih meningkat disertai membaiknya perekonomian negara mitra dagang utama. Direktur Riset Colliers Indonesia tersebut memperkirakan bahwa okupansi akan terus mengalami penurunan hingga mencapai angka 80 persen pada tahun 2019 mendatang.
Namun, untuk prediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini yang sebesar 5,2 persen, bisa saja tercapai. Jakarta, CNN Indonesia - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun depan berada di kisaran 5,2 persen hingga 5,6 persen, naik hanya 0,1 persen dari proyeksi pertumbuhan tahun ini. EKONOMI, KLIKPOSITIF - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku optimis dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019 yang dapat tercapai antara kisaran 5,4% - 5,8%.
Tercatat, pada 2014 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,01 persen, 2015 sebesar 4,88 persen, 2016 sebesar 5,03 persen dan, 2017 mencapai 5,07 persen. Salah satu hal yang disusun adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipatok hingga mencapai 5,8 persen. Jakarta - Pertumbuhan ekonomi ditargetkan terus bertumbuh hingga kisaran 5,4%-5,eight persen pada masa akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2019.
PT RIFAN FINANCINDO JAKARTA
Sri Mulyani melanjutkan, perekonomian Indonesia pada 2019 masih akan dipengaruhi perkembangan sektor keuangan global. Berdasarkan acuan fungsinya, APBN tidak hanya berperan dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Ia mencontohkan pada 2009, pertumbuhan ekonomi memang sempat terganggu, namun bukan karena faktor pilpres saat itu melainkan akibat dampak dari krisis ‘subprime morgage di AS’ pada 2008.
Meski pemerintah membanggakan angka pertumbuhan yang terus bertahan di angka 5 persen dalam tujuh tahun terakhir, namun angka tersebut dinilai Fadli dicapai tanpa melalui kerja keras. Melihat adanya tren kenaikan angka pertumbuhan pada kuartal I ini, Suhariyanto mengharapkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal selanjutnya dapat lebih optimal. ÃƑ¢ÃƒÂ¢Ã¢â‚¬Å¡¬ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 8 persen pada 2019, sudah tidak realistis lagi untuk dicapai.
Hingga sampailah habis-kikis ter­pang­kas pada angka 5,1 persen yang di­se­pakati untuk goal pertumbuhan eko­nomi Indonesia di tahun yang tak lama lagi bakal berakhir ini. Selain itu, lanjut Bambang, pada tahun 2014, konsumsi rumah tangga juga tumbuh tinggi, bahkan mampu melebihi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Dengan mempertimbangkan kinerja ekonomi di tahun ini, pemerintah tentunya harus bekerja lebih keras jika ingin target pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,four% tercapai.