Arah Perkembangan Industri Keuangan Syariah Tahun 2017

May 3, 2018

Dalam tiga bulan pertama 2017 beberapa variabel risiko eksternal menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rapat KKSK dalam rangka koordinasi pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan tersebut telah terlaksana pada Senin, 22 Januari 2018 di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan. IMF memperkirakan pertumbuhan global untuk 2017 diperkirakan sekitar 3,6%. Menurutnya, sistem keuangan Indonesia yang stabil dan terkendali ini ditopang oleh fundamental ekonomi nasional yang kuat, kinerja lembaga keuangan membaik, serta kinerja emiten di pasar modal yang stabil.
OJK Dalami Dugaan Pidana Asuransi Allianz Life
Walaupun real yield masih menarik dibandingkan dengan negara lainnya, namun, potensi penguatan obligasi lebih lanjut sangat terbatas, mengingat rendahnya selisih antara tingkat inflasi di 3.7% dan suku bunga 7D Reverse Repo di 4.25%. Indonesia mengajar sudah digagas thn 2009 oleh pak Anies jauh sebelum beliau menjadi menteri thn 2014. Jaringan televisi yang sebelumnya menyiarkan pertandingan olahraga kelas dunia itu langsung beralih melakukan siaran langsung real time aksi terorisme di Munich dan disaksikan sekitar 900 juta orang dari lebih dari 100 negara di seluruh dunia.laporan triwulanan perekonomian indonesia
Pertama, Bank Indonesia akan senantiasa berada di pasar untuk memastikan tersedianya likuiditas dalam jumlah yang memadai baik valas maupun rupiah serta berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mendorong lindung nilai; Kedua, memantau perkembangan perekonomian global dan dampaknya terhadap perekonomian domestik; Ketiga, memperkuat 2nd line of defense bersama dengan institusi eksternal terkait.
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
“Sedangkan faktor domestiknya yang dicermati berkembangnya sentimen negatif mengenai penurunan daya beli, potensi kenaikan inflasi dari volatile food, serta antisipasi menghangatnya kondisi perpolitikan di 2018-2019,” paparnya. Menkeu memaparkan, kondisi stabilitas sistem keuangan yang terkendali tersebut ditandai dengan tingkat inflasi yang rendah sesuai target pemerintah dalam tiga tahun terakhir.
Selain itu, harga komoditas yang semakin membaik pada kuartal II dan III dipercaya dapat memicu pertumbuhan kredit tahun depan. Secara tegas, empat instansi keuangan Indonesia yang merupakan anggota KSSK menyebut bahwa sistem keuangan Indonesia pada tiga bulan ini dalam kondisi stabil dan terkendali. Realisasi investasi langsung hingga triwulan ketiga tercatat sebesar Rp513.2 triliun atau mencapai 75.6 persen dari total target 2017.
“Optimisme atas prospek perekonomian Indonesia tersebut tercermin dari minat investor yang positif terhadap penerbitan surat berharga negara dan masih mencatatkan net buy,” ujarnya. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi pertumbuhan penyaluran kredit Indonesia di 2018 akan mencapai 10 hingga 12 persen atau lebih baik dibandingkan dengan tahun ini.
RIFANFINANCINDO
Sebenarnya di masa lalu sebelum tahun 2010, penggunaan BI Rate sudah cukup efektif untuk operasi moneter, dimana tingkat inflasi dll relatif bisa dikendalikan dengan baik. Selain itu, Pihaknya menjelaskan bahwa sistem keuangan yang stabil dan terkendali tersebut ditopang oleh fundamental ekonomi yang kuat, kinerja lembaga keuangan yang membaik, serta kinerja emiten di pasar modal yang stabil.
Utang pemerintah sebenarnya masih 28 persen terhadap PDB atau jauh di bawah India dan Brasil (69 persen), Meksiko (48 persen), dan China (46 persen). Tingkat inflasi di kuartal I-2018 hingga akhir tahun diyakini masih berada di level 3,5 persen plus minus 1 persen. Kondisi APBN yang terus terjaga dengan defisit anggaran dan defisit keseimbangan primer APBN yang jauh lebih kecil dibandingkan triwulan I tahun 2017, di mana realisasi penerimaan PPN tumbuh sebesar 15,03 persen dan penerimaan PPh Non Migas tumbuh sebesar 20,12 persen tanpa Tax Amnesty.
Ia menambahkan bahwa di bisnis pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance berhasil membukukan pertumbuhan 1%, menjadi Rp 44,2 triliun. Hadir dalam jumpa pers rapat berkala KSSK tersebut Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Halim Alamsyah.
Menurut dia, kapasitas sektor keuangan domestik juga masih cukup tinggi untuk mengakselerasi pertumbuhan pendanaan. Sedangkan dari sisi domestik, pelemahan nilai tukar rupiah pada April 2018, memicu kenaikan permintaan valas sesuai pola tahunan. Rapat tersebut juga turut membahas tekanan yang terjadi pada nilai tukar rupiah selama April 2018. Adapun undisbursed loan dengan status belum komitmen mencapai Rp1.054,42 triliun atau naik 7,74 persen.